LARASATI, Sisilia Tri Setyo
Pengarang
Cemas merupakan perasaan campuran berisikan ketakutan dan berisi keprihatinan mengenai masa-masa yang akan datang tanpa sebab khusus untuk ketakutan tersebut. Kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh mahasiswa dapat berkembang menjadi perasaan negatif yang menimbulkan cemas hingga akhirnya menghindari skripsi . Untuk mengurangi perasaan negatif tersebut diperlukan kecerdasan emosi. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah ada hubungan kecerdasan emosional dengan gangguan cemas pada mahasiswa tingkat akhir yang sedang mengerjakan skripsi di Stikes St. Elisabeth Semarang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sempel penelitian berjumlah 75 orang dengan pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil analisa dengan uji Chi-Square didapatkan 5 cell (55,6%) nilai Expected Count yang kurang dari 5 (tidak memenuhi syarat uji Chi-Square ), maka dilakukan penggabungan cell. Hasil penggabungan cell diuji kembali dengan uji Chi-Square didapatkan 3 cell (50%) nilai Expected Count yang kurang dari 5 (tidak memenuhi syarat uji Chi-Square ) sehingga dilakukan uji Kolmogorov-Smirnov. Hasil analisa dengan uji Kolmogorov-Smirnov mendapatkan hasil p value 0.014 ( p < 0.05 ) berarti ada hubungan kecerdasan emosional dengan gangguan cemas pada mahasiswa tingkat akhir yang sedang mengerjakan skripsi di Stikes St. Elisabeth Semarang.