PENGARUH PEMBERIAN POSISI FOWLER?DAN TERAPI OKSIGEN TERHADAP FREKUENSI NAPAS DAN SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN DISPNEA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH AMBARAWA PENGARUH PEMBERIAN POSISI FOWLER?DAN TERAPI OKSIGEN TERHADAP FREKUENSI NAPAS DAN SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN DISPNEA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH AMBARAWA

Detail Cantuman

Artikel

PENGARUH PEMBERIAN POSISI FOWLER?DAN TERAPI OKSIGEN TERHADAP FREKUENSI NAPAS DAN SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN DISPNEA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH AMBARAWA

XML

Dispnea adalah gejala subjektif berupa keinginan penderita untuk meningkatkan upaya mendapatkan udara pernapasan. Dispnea bersifat subjektif, dispnea dapat ditentukan dengan melihat adanya upaya bernapas aktif dan upaya menghirup udara lebih banyak. Metode sederhana dan efektif untuk mengurangi sesak nafas adalah dengan cara memberikan terapi oksigen dan pengaturan posisi saat istirahat. Posisi tersebut adalah posisi fowler, yaitu dengan menggunakan gaya gravitasi untuk membantu pengembangan paru dan mengurangi tekanan dari abdomen pada diafragma. Terapi oksigen adalah memasukan oksigen tambahan dari luar ke paru melalui saluran pernapasan dengan menggunakan alat sesuai kebutuhan pemberian oksigen dengan konsentrasi yang lebih tinggi sehingga konsentrasi oksigen dalam darah meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian posisi fowler dan terapi oksigen terhadap frekuensi napas dan saturasi oksigen pada pasien dispnea.


Detail Information

Item Type
Penulis
HIPOLITUS HERI - Personal Name
Student ID
Dosen Pembimbing
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
Edisi
Publish
Departement
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Stikes St. Elisabeth : Semarang.,
Edisi
Publish
Subyek
No Panggil
R 610.7 HER p
Copyright
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail