Artikel
PENGARUH KEGIATAN MENGANYAM TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK IKHYA UL QULUB KABUPATEN SEMARANG
XMLPerkembangan motorik halus merupakan perkembangan yang harus dicapai untuk mendukung kemandirian anak dalam memenuhi kebutuhan. Perkembangan motorik halus merupakan indikator yang lebih baik daripada motorik kasar dalam diagnosis gangguan motorik. Salah satu stimulasi yang terbukti dapat meningkatkan perkembangan motorik halus adalah menganyam. Akan tetapi, kegiatan menganyam belum diterapkan secara maksimal pada anak usia 4-5 tahun, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kegiatan menganyam terhadap perkembangan motorik halus pada anak usia 4-5 tahun. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan preeksperimental design dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian ini berjumlah 30 anak yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dengan teknik purposive sampling. Pengukuran perkembangan motorik halus dilakukan menggunakan lembar Denver II. Data dianalisis menggunakan uji statistik Wilcoxon. Penelitian ini menunjukkan ada pengaruh kegiatan menganyam terhadap perkembangan motorik halus yang ditunjukkan dengan penurunan jumlah delay dan caution.
Detail Information
| Item Type | |
|---|---|
| Penulis |
BASALAMAH, FAIRUTH DIAN - Personal Name
|
| Student ID | |
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI | |
| Edisi |
Publish
|
| Departement | |
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | Stikes St. Elisabeth : Semarang., 2017 |
| Edisi |
Publish
|
| Subyek | |
| No Panggil |
R 610.7 BAS p
|
| Copyright | |
| Doi |








